Ramadhan Bersama Bayangmu

by:  Yufi Rizkianti

13 June 2018. 15:52 Ashar Time


 

Mengapa aku merasakan kesedihan yang teramat dalam

saat Ramadan kali ini akan berakhir?

Apakah karena aku tidak akan bertemu dengan

Ramadan di tahun – tahun yang akan datang?

 Ataukah karena aku tidak ingin berpisah dari

bayang – bayangmu, wahai ibuku?

 

Sendiri duduk termenung

sambil mendengarkan kumandang Azan yang merdu

Suara yang memangil – mangil umat mu ya … Muhammad

Untuk meninggalkan semua aktifitasnya dan

segera bersujud mengahap sang Maha Kuasa.

 Kembali rasa sedih itu datang.

 

Aku tidak ingin engkau pergi lagi meninggalkan ku ibu

Setelah satu bulan ini

aku merasakan engkau sangat dekat denganku

Menemani hari – hari puasaku,

dengan lantunan ayat – ayat suci yang ku persembahkan untukmu

 

Jangan pergi ibu

Jangan menjauh dariku lagi

Jangan tinggalkan aku sendiri

mengarungi kehidupan yang sangat sulit dan menyedihkan ini

 

Temani aku terus ibu

Aku sangat membutuhkan mu

Walau hanya bayang – bayangmu dan harum tubuhmu

Yang selalu dapat aku rasakan di setiap hembusan nafasku

 

Advertisements

Published by

yufimukut

My Desire

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s